Progres Jembatan Perintis Garuda di Buleleng Tembus 30 Persen, Konektivitas Warga Kian Nyata

Buleleng, Bali — Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Lokapaksa dan Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga Sabtu (10/5/2026), progres pembangunan telah mencapai 30 persen. Jembatan gantung sepanjang 60 meter ini menjadi infrastruktur strategis yang diharapkan memperlancar mobilitas dan meningkatkan konektivitas masyarakat di kawasan pedesaan. Sejumlah pekerjaan utama terus dikebut, mulai dari pemasangan batu gunung dan pengecoran lantai dasar pilon yang telah mencapai 90 persen, hingga pembesian pondasi tiang pylon dan bandul yang mencapai 80 persen. Sementara itu, pengecoran pondasi, penggalian lubang anchor, dan pemasangan besi cerucuk juga menunjukkan perkembangan positif sebagai bagian dari penguatan konstruksi jembatan. Pembangunan ini melibatkan 15 personel Koramil dan 2 personel Zidam yang terus bekerja memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan sesuai target. Distribusi material konstruksi ke lokasi pekerjaan juga dilakukan secara bertahap guna mendukung percepatan pembangunan di kedua sisi jembatan. Keberadaan Jembatan Perintis Garuda nantinya diharapkan mampu mempermudah akses transportasi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Seririt dan sekitarnya. Dengan progres yang terus meningkat, harapan masyarakat terhadap hadirnya sarana penghubung yang aman dan bermanfaat semakin mendekati kenyataan. #Kodim1609Buleleng #Jembatantniad #Buleleng #Seririt #Bali #PembangunanInfrastruktur #KonektivitasWilayah #TNIAD #TNIManunggal #InfrastrukturUntukRakyat #IndonesiaMaju #BaktiTNI